Hari ke 2: Mahasiswa Internship UNESA Paparkan Riset Pendidikan Khusus dalam Kunjungan Akademik ke UKM
Malaysia — Memasuki hari kedua program Internship, peserta yang terdiri dari mahasiswa Magister (S2) dan Doktor (S3) Pendidikan Luar Biasa Universitas Negeri Surabaya (UNESA) melaksanakan kunjungan akademik ke Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM). Kegiatan ini menjadi ruang penting bagi mahasiswa untuk berbagi hasil riset sekaligus memperluas wawasan melalui diskusi ilmiah lintas institusi.
Sesi presentasi berlangsung sesuai jadwal dan diawali dengan pemaparan mengenai komunikasi sains dalam pendidikan khusus. Materi tersebut menyoroti bagaimana penyampaian informasi ilmiah dapat mendukung layanan yang lebih efektif bagi peserta didik berkebutuhan khusus. Kegiatan dilanjutkan dengan penyajian dua hasil riset mahasiswa, serta pembahasan mengenai aspek multidimensional dalam penyediaan layanan pendidikan bagi peserta didik dengan disabilitas di Malaysia. Seluruh materi disambut antusias oleh peserta kuliah bersama yang terdiri atas mahasiswa S1, S2, serta dosen Pendidikan Khusus dari kedua universitas.
Dari pihak UNESA, tiga topik utama dipresentasikan. Presentasi pertama disampaikan oleh Atiek Nilangsari yang memaparkan riset mengenai peran dan hambatan orang tua dalam mendukung terapi Applied Behavior Analysis (ABA) bagi siswa dengan autisme. Materi ini menekankan pentingnya keterlibatan keluarga dalam keberhasilan intervensi perilaku.
Selanjutnya, Khofidatur Rofiah, M.Pd., Ph.D., bersama mahasiswa S1, menyampaikan riset mengenai pendidikan kesehatan reproduksi bagi peserta didik berkebutuhan khusus. Pemaparan tersebut menggarisbawahi urgensi pemberian edukasi yang tepat, aman, dan sesuai dengan perkembangan peserta didik.
Presentasi terakhir dibawakan oleh Dr. Asri Wijiastuti, M.Pd., bersama Ajeng Widyarini yang mengangkat topik pengenalan masa pubertas bagi siswa dengan disabilitas intelektual. Materi ini menekankan pendekatan yang aman, terstruktur, dan sensitif terhadap kebutuhan peserta didik.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan interaktif. Diskusi yang terjadi selama sesi kuliah bersama memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa, memperkuat pemahaman mereka tentang praktik pendidikan khusus di Indonesia dan Malaysia. Kunjungan ini sekaligus memperkuat hubungan akademik antara UNESA dan UKM dalam pengembangan riset serta peningkatan kompetensi mahasiswa di bidang pendidikan khusus.