Pendampingan Table Manner dan Pembiasaan Makan Sehat sebagai Bekal Life Skill Peserta Didik Disabilitas Intelektual Mendukung Program MBG di Surabaya
Surabaya – Program Studi S2 Pendidikan Luar Biasa melaksanakan kegiatan pendampingan table manner dan pembiasaan makan sehat bagi peserta didik dengan disabilitas intelektual sebagai bagian dari penguatan keterampilan hidup (life skill). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya mendukung kesiapan peserta didik dalam menerapkan perilaku makan yang sehat, mandiri, dan sesuai norma dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus mendukung implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Surabaya.
Kegiatan pendampingan dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada peserta didik dalam memahami dan mempraktikkan tata cara makan yang baik. Peserta didik diperkenalkan pada berbagai kebiasaan sederhana, mulai dari mencuci tangan sebelum makan, mengenali dan memilih makanan yang sehat, menggunakan peralatan makan dengan tepat, menjaga kebersihan selama makan, hingga merapikan kembali perlengkapan setelah selesai makan.
Selain aspek table manner, pembiasaan makan sehat menjadi bagian penting dalam kegiatan. Peserta didik diberikan pemahaman mengenai pentingnya mengonsumsi makanan bergizi dan seimbang serta membangun kebiasaan makan secara teratur. Pendekatan praktik langsung digunakan agar peserta didik dapat belajar melalui pengalaman konkret dan mengembangkan kemandirian sesuai dengan kemampuan masing-masing.
Kegiatan ini juga memiliki relevansi dengan pelaksanaan Program MBG yang tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan gizi peserta didik, tetapi juga dapat menjadi momentum untuk membangun perilaku hidup sehat dan keterampilan makan yang mendukung kemandirian. Bagi peserta didik dengan disabilitas intelektual, pembiasaan yang dilakukan secara konsisten dan terstruktur diharapkan dapat membantu mereka menerapkan keterampilan tersebut dalam berbagai lingkungan, baik di sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
Melalui kegiatan pendampingan ini, Program Studi S2 Pendidikan Luar Biasa menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan praktik pendidikan yang berorientasi pada kebutuhan nyata peserta didik disabilitas. Penguatan life skill melalui pembiasaan sederhana diharapkan dapat menjadi bagian penting dalam mempersiapkan peserta didik untuk hidup lebih mandiri, sehat, dan berpartisipasi secara optimal di lingkungan sosial.