Mahasiswa Tunanetra S2 Pendidikan Khusus UNESA Tampil di Forum Internasional ICER 2026 Thailand
KHON KAEN, THAILAND – Semangat dan prestasi mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (UNESA) kembali mendapat sorotan di tingkat internasional. Debora Dian Talenta Simanjuntak, mahasiswa Program Magister (S2) Pendidikan Khusus Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UNESA, berhasil menjadi salah satu presenter dalam ajang 19th International Conference on Educational Research (ICER) 2026 yang diselenggarakan di Avani Convention Centre, Khon Kaen, Thailand.
Dalam konferensi internasional yang dihadiri akademisi, peneliti, dan praktisi pendidikan dari berbagai negara tersebut, Debora mempresentasikan karya ilmiahnya sebagai bagian dari kontribusi akademik mahasiswa UNESA dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan. Atas partisipasi dan keberhasilannya menyampaikan hasil penelitian dalam forum ilmiah internasional tersebut, Debora memperoleh Certificate as Oral Presenter dari panitia penyelenggara ICER 2026.
Keikutsertaan Debora menjadi bukti bahwa keterbatasan penglihatan tidak menjadi penghalang untuk berprestasi dan berkontribusi dalam forum akademik bertaraf internasional. Dengan persiapan yang matang serta penguasaan materi yang baik, Debora mampu menyampaikan hasil penelitiannya di hadapan peserta konferensi yang berasal dari berbagai institusi pendidikan dan negara.
Partisipasi mahasiswa tunanetra dalam konferensi internasional ini sekaligus mencerminkan nilai inklusivitas yang terus dikembangkan di lingkungan UNESA. Kesempatan yang setara dalam mengakses pendidikan tinggi, melakukan penelitian, serta berpartisipasi dalam kegiatan akademik internasional menjadi bagian dari komitmen universitas dalam mendukung pengembangan potensi seluruh mahasiswa, termasuk mahasiswa penyandang disabilitas.
Keberhasilan Debora tampil sebagai presenter internasional juga menunjukkan bahwa mahasiswa Pendidikan Khusus UNESA memiliki kemampuan untuk bersaing dan berkontribusi dalam komunitas akademik global. Melalui karya ilmiah yang dipresentasikan, Debora tidak hanya membawa nama baik pribadi, tetapi juga mengharumkan nama Program Studi S2 Pendidikan Khusus, Fakultas Ilmu Pendidikan, dan UNESA di tingkat internasional.
Selain menjadi wadah diseminasi hasil penelitian, ICER 2026 memberikan pengalaman berharga bagi para peserta untuk membangun jejaring akademik, bertukar gagasan, serta memperluas wawasan mengenai perkembangan penelitian pendidikan di berbagai negara. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bekal untuk terus mengembangkan kapasitas akademik dan profesional di masa mendatang.
Pencapaian Debora Dian Talenta Simanjuntak di forum internasional ini menjadi inspirasi bahwa semangat belajar, ketekunan, dan keberanian untuk berkarya mampu membuka peluang yang lebih luas. Keberhasilannya menjadi presenter pada 19th ICER 2026 sekaligus memperkuat komitmen UNESA dalam mewujudkan pendidikan tinggi yang inklusif, berdaya saing global, dan memberikan ruang bagi seluruh mahasiswa untuk menunjukkan potensi terbaiknya.