Mahasiswa S2 PLB Teliti Pemanfaatan Teknologi Asistif dalam Pembelajaran Membaca bagi Peserta Didik Autis di Amerika Serikat
Mahasiswa Program Studi S2 Pendidikan Luar Biasa (PLB), Maringgar Hangesti Putri, melakukan penelitian mengenai pemanfaatan teknologi asistif dalam pembelajaran membaca bagi peserta didik autis. Penelitian ini dilaksanakan dalam bentuk studi kasus di DeWitt Middle School, Ithaca, New York State, Amerika Serikat, dan menjadi fokus utama dalam tesis yang telah diuji sebagai bagian dari penyelesaian studi magister.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam perencanaan, pelaksanaan, hambatan, serta faktor pendukung dalam pemanfaatan teknologi asistif pada pembelajaran membaca bagi peserta didik autis. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian melibatkan berbagai pihak, antara lain kepala sekolah, koordinator inklusi, guru pendidikan khusus, guru pendamping khusus, serta peserta didik autis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pemanfaatan teknologi asistif di DeWitt Middle School dilakukan secara sistematis melalui rapat tim Individualized Education Program (IEP). Tim ini bertanggung jawab dalam mengidentifikasi kebutuhan peserta didik serta menentukan jenis teknologi asistif yang paling sesuai. Proses pengadaan teknologi dilakukan oleh Associate Principal of Inclusion melalui koordinasi dengan Departemen Teknologi Ithaca City School District (ICSD), dengan waktu penyediaan berkisar antara lima hari hingga satu bulan.
Dalam pelaksanaan pembelajaran, teknologi asistif digunakan secara terintegrasi melalui berbagai jenis media. Teknologi berlevel rendah meliputi buku cetak, flashcard, dan Edmark Reading Kit. Teknologi berlevel menengah mencakup penggunaan speaker dan headphone, sedangkan teknologi berlevel tinggi meliputi Chromebook, iPad AAC, serta berbagai aplikasi pembelajaran membaca seperti Really Great Reading, CommonLit, Reading A-Z, Epic!, ReadWorks, Literably, IXL Reading, Amplify Reading, PebbleGo, dan fitur Text-to-Speech. Pemanfaatan teknologi ini mendukung keterampilan membaca awal, pemahaman bacaan, serta komunikasi alternatif bagi peserta didik dengan hambatan verbal.
Adapun hambatan yang ditemukan dalam implementasi teknologi asistif meliputi kesulitan peserta didik dalam memfokuskan perhatian, keterbatasan kemampuan mengoperasikan aplikasi tertentu, serta kendala teknis seperti koneksi audio yang kurang stabil. Namun demikian, faktor pendukung seperti dukungan penuh dari sekolah dan distrik, kolaborasi tim IEP dengan orang tua, pelatihan guru, serta ketersediaan teknologi yang sesuai kebutuhan peserta didik menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan program.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan teknologi asistif dalam pembelajaran membaca di DeWitt Middle School telah direncanakan dan diimplementasikan dengan baik, serta dapat menjadi rujukan praktik pembelajaran inklusif yang efektif bagi peserta didik autis.