Mahasiswa RPL Kembangkan Media Digital Unity 2D untuk Tingkatkan Kemampuan Merangkai Suku Kata Siswa Tunarungu
Inovasi media pembelajaran berbasis teknologi terus dikembangkan guna mendukung proses belajar peserta didik berkebutuhan khusus. Siti Suarti, mahasiswa Program RPL, menghadirkan media digital berbasis Unity 2D sebagai solusi pembelajaran bahasa bagi peserta didik disabilitas rungu. Inovasi tersebut merupakan hasil penelitiannya yang tertuang dalam tesis berjudul “Pengembangan Media Digital Berbasis Unity 2D untuk Meningkatkan Kemampuan Merangkai Suku Kata pada Peserta Didik Disabilitas Rungu.”
Media digital berbasis Unity 2D ini dirancang secara khusus untuk membantu peserta didik tunarungu meningkatkan kemampuan merangkai suku kata sebagai dasar penguasaan keterampilan membaca dan berbahasa. Produk dikemas dalam bentuk game edukatif yang interaktif dan menarik, dengan memperhatikan karakteristik belajar peserta didik disabilitas rungu yang lebih mengandalkan visual dalam memahami materi pembelajaran.
Game edukatif ini terdiri atas tiga menu utama, yaitu menu belajar, menu permainan, dan menu petunjuk penggunaan game. Melalui menu belajar, peserta didik dikenalkan pada materi merangkai suku kata secara bertahap. Menu permainan berfungsi sebagai sarana latihan yang menyenangkan, sementara menu petunjuk membantu pengguna memahami cara mengoperasikan media dengan mudah dan mandiri.
Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah enam peserta didik disabilitas rungu kelas III. Desain penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimen dengan model pretest-posttest one group untuk mengukur peningkatan kemampuan peserta didik sebelum dan sesudah menggunakan media.
Pengumpulan data dilakukan melalui angket, dokumentasi, dan tes. Uji validitas media melibatkan ahli media, ahli materi, serta praktisi pengguna. Hasil uji kevalidan dan kepraktisan menunjukkan bahwa media digital berbasis Unity 2D dinyatakan sangat valid dan sangat praktis untuk digunakan dalam pembelajaran. Selain itu, uji keefektifan berdasarkan hasil pretest dan posttest yang dianalisis menggunakan uji N-Gain menunjukkan nilai peningkatan yang tinggi.
Berdasarkan hasil uji kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan tersebut, media digital berbasis Unity 2D dinyatakan layak digunakan untuk meningkatkan kemampuan merangkai suku kata pada peserta didik disabilitas rungu. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang inklusif, menarik, dan efektif, serta membantu guru dalam menciptakan pembelajaran bahasa yang lebih adaptif dan bermakna bagi peserta didik tunarungu.